Sharing Koneksi Internet di Linux (Tethering)

Ilustrasi create_apIlustrasi penggunaan create_ap

Pendahuluan

Sebelumnya, Perpustakaan Hidup mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Om Arie Setiawan, penulis di http://www.kawainaaa.com atas postingannya, sehingga Perpustakaan Hidup bisa menulis ulang hasil karya beliau di blog Perpustakaan Hidup ini.

Tether (penambatan, by Google Translate), menurut plimbi.com tethering memiliki arti untuk membagi atau sharing koneksi internet dari sebuah perangkat mobile dengan perangkat lain. Sharing koneksi internet tersebut bisa dilakukan melalui WiFi atau wireless LAN, Bluetooth atau menggunakan koneksi fisik menggunakan kabel, namun dalam hal ini, Perpustakaan Hidup akan menggunakan fungsi tethering ini pada laptop yang sudah terinstall Linux (dalam praktiknya, Perpustakaan Hidup menggunakan Ubuntu MATE 14.04.2 LTS, silahkan menyesuaikan). Continue reading “Sharing Koneksi Internet di Linux (Tethering)”

Cek Koneksi Internet dari Terminal Linux

Ilustrasi hasil dari website speedtest.net
Ilustrasi hasil dari website speedtest.net

Pendahuluan

Selamat malam sobat Perpustakaan Hidup, rasa ingin tahu kadang membantu kita menemukan hal-hal yang menarik, seperti malam ini, sengaja mencari sesuatu tentang aplikasi pengecek koneksi internet yang berjalan di Linux (Ubuntu MATE 14.04.3 LTS), nama aplikasi tersebut adalah speedtest-cli yang berarti aplikasi ini berjalan di konsol atau terminal dengan cara mengetikkan baris perintah tertentu. Continue reading “Cek Koneksi Internet dari Terminal Linux”

Sampai Jumpa Kenangan, Selamat Datang Masa Depan

Sampai jumpa 2015, sampai jumpa kenangan. Selamat datang 2016, selamat datang masa depan. Merupakan kata-kata yang (mungkin) bisa mewakili untuk melepaskan tahun 2015, tahun yang (mungkin) berisi berbagai kenangan, ada yang ingin diabadikan atau bahkan ingin dilupakan (sama sekali).

2015 merupakan masa lalu yang hanya bisa kita kenang, dengan datangnya tahun 2016, semoga bisa memperbaiki apa-apa yang menurut kita kurang baik di 2015.

*****

Setelah menyiapkan beberapa perlengkapan, celana, baju, laptop beserta charger juga hp, aku berangkat kerumahnya Riano, setelah itu kita berangkat menuju kampus, sampai ditengah jalan, tepatnya di bawah tol Waru – Mojokerto kami kehujanan dan berteduh dibawa tol karena Riano tidak membawa jas hujan, sekitar beberapa menit hujan pun agak reda, kita lanjutkan perjalanan, namun hujan turun lagi dan kami berteduh lagi di ruko, sebelah Pabrik Paku, Waru, sekitar 7 menit hujan kembali reda dan kami melanjutkan perjalanan, sampai di kampus kami langsung menuju ke seketariat KoLU (Komunitas Linux UPN “veteran” Jawa Timur), seperti kebiasaan kami, setelah aku menghubungkan laptop ke internet, lalu aku membuat tethering untuk hp ku dan Riano.

Selang beberapa lama, saat kami ke kantin datanglah si Ari (sesuai janjian via BBM), dan kami makan bersama, setelah makan, kami bertiga kembali ke KoLU, dan merencanakan sesuatu untuk (bukan merayakan) menyambut malam tahun baru 2016, karena jadwal sebelumya ter-cancle, sehingga kami mencari kemana kita akan menghabiskan malam pergantian tahun, tidak seberapa lama, datanglah mas Fajar (Kahima = Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika) dan menawari ke rumahnya, setelah kami berunding akhirnya kami setuju, hanya saja si Ari harus kembli pulang. setelah maghrib, kami berangkat ke rumahnya mas Fajar, sesampinya disana, kami santai-santai sambil nunggu teman-teman dari himpunan, karena memang acaranya adalah tasyakuran atas diangkatnya Mas Fajar sebagai KAHIMA periode 2016/2017.

Dikarenakan lama menunggu, akhirnya kami memulai membakar jagung dan sosis yang telah disediakan oleh mas Fajar. setelah agak lama, kawan-kawan himunan datang.

Setelah kita semua mulai membakar jagung dan sosis, aku dan Riano menjemput Mas Yahya (Koordinator KoLU 2015/2016) di Kampus. setelah kami sampai dirumah mas Fajar, acara tasyakuran sudah dimulai dan kami bergabung ditengah-tengah kakak Himpunan, setelah acara tasyakuran selesai, dilanjutkan acara bakar-bakar jagung dan sosis, sebagian kakak-kakak Himpunan ada yang pergi ke balai kota, hingga kami tersisa 4 orang, sampai menjelang jam 23.54, suara kembang api pun mulai terdengar hingga puncaknya pada jam 00.00. setelah melihat keindahan kembang api, kita masuk ke rumah, dan kebanyakan dari kakak-kakak bermain game favorit anak TF (Teknik Informatika) DOTA2.

Berikut Acara Dirumah Mas Fajar:

This slideshow requires JavaScript.